Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI sampaikan kegiatan penyiapan aspek pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan yang sudah dilakukan untuk Sail Morotai mendatang, sebagai berikut :
1. Survei awal bidang penyiapan lapangan :
-
Telah dilakukan survei vektor pada tempat-tempat perindukan nyamuk dan daerah rawa serta kubangan bekas kendaraan, dan survei lalat di pasar maupun rumah makan.
-
Hasil pengukuran kualitas air bersih pada beberapa depot air minum (oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Ternate bekerjasama dengan Dinkes Morotai)
2. Peningkatan Kapasitas Petugas Kesehatan :
-
Penguatan EWARS (Early Warning and Response System) yang melibatkan Dinkes Morotai (minggu I Juni di Ternate) yang dilaksanakan oleh Ditjen P2PL
-
Pelatihan Pengendalian Vektor (pentaloka) yang melibatkan petugas Dinkes Morotai (akhir Maret di Jakarta) yang dilaksanakan oleh Ditjen P2PL
-
Pelatihan malaria (vector control) oleh Dinkes Propinsi Maluku Utara,dan Pelatihan TB (mikroskopis) oleh Dinkes Propinsi Maluku utara yang melibatkan petugas Dinkes Morotai.
3. Edaran terkait kesiapan entry point maupun exit point terkait kekarantinaan dalam kegiatan Yacht Rally dan Yacht Race kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan terkait (KKP Manado, Kupang, Ambon, Bitung, Tarakan, Ternate, dan Pangkal Pinang).
4. Kegiatan pengendalian vektor (penyemprotan) yang sudah dilakukan oleh Dinkes Morotai pada minggu II - III bulan Juli meliputi 8 desa di Kec. Morotai Selatan. Penyemprotan akan diulangi lagi pada I - II mggu menjelang puncak acara didukung oleh KKP Ternate dan BTKL Manado.
5. Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat : PHBS, 3 M (mengubur, menutup, menguras), penyuluhan STBM.
6. Kegiatan surveilans penyakit dan kewaspadaan dini KLB oleh Dinkes Kabupaten Morotai didukung oleh Dinkes Propinsi Maluku Utara, KKP Ternate, dan Ditjen P2PL. Termasuk kegiatan surveilans kesehatan lingkungan dan TTU.
7. Distribusi logistik :
-
VaR (Vaksin anti Rabies) sebanyak 200 dosis dan media KIE terkait rabies telah diserahkan kepada Dinkes Prop Maluku Utara
-
Logistik tahap I yang telah diserahkan oleh Ditjen P2PL kepada Dinkes Morotai : 500 lembar polybag, aquatab 1000 tab, repellent nyamuk 1000 sachet, repellant lalat 5 dus, dan masker 200 buah
-
Logistik tahap II untuk Dinkes Morotai (dukungan TNI AU - Hercules) sdh tiba di Morotai berupa : Kelambu berinsektisida 500 buah, Cypermetrine 40 Liter, Abate 50kg, PAC 1000tab, aquatab 1000 tab, polybag sampah 1500 lmbar, insektisida lalat 10 liter, air rahmat 240 botol, kaporit 20kg, repellant lalat 4 dus, masker non kain 500 buah.
-
Untuk KKP kelas III Ternate telah dikirimkan logistik berupa : polybag sampah 2000 lmbr, PAC 2000 sachet, aquatab 3000, insektisida lalat 20 L, air rahmat 480 botol, Kaporit 100kg, repellent lalat 20 dus, repellent nyamuk 1000 sachet, kelambu 150 buah, masker 1000 buah, dan hygiene kit 10 set, mendukung bidang penyiapan lapangan
-
Telah dikirimkan Food Contamination Test dari DitJen P2PL kepada 3 Kab/Kota di wilayah Propinsi Maluku Utara (Kota Ternate, Kota Tidore, dan Kab Halmahera, agar dapat mendukung Dinkes Morotai saat pelaksanaan Sail Morotai.
Rencana Tindak Lanjut :
-
Dukungan tim kesehatan dari BTKL - Manado, KKP Kelas III Ternate, dan Dinkes Propinsi Maluku Utara kepada Dinkes Morotai untuk melaksanakan kegiatan penyiapan lapangan seperti pengendalian vektor, mapping homestay, pemeriksaan kualitas air bersih dan kualitas udara, surveilans dan SKD KLB, dan sebagainya pada minggu III - IV bulan Agustus. Sementara itu dukungan tim kesehatan dari Ditjen P2PL akan berangkat pada minggu IV Agustus - awal September.
-
Pembentukan posko kesehatan di pelabuhan dan bandara di Ternate serta Daruba oleh KKP Kelas III Ternate, mendukung posko kesehatan yang ada (minggu I dan II September).